You are currently viewing Viral Kisah Sedih Pemilik Resto, Sudah Siapkan Pesanan Bukber, Eh Pembeli Tak Datang, Akhirnya Rugi

Viral Kisah Sedih Pemilik Resto, Sudah Siapkan Pesanan Bukber, Eh Pembeli Tak Datang, Akhirnya Rugi

Advertisements

Cerita resto soal pembelinya yang tidak datang, padahal pesanan terlanjur disiapkan, viral di media sosial. Pesanan ini rencananya disiapkan untuk momen buka bersama atau bukber.

Sayangnya, sampai waktu berbuka, si pembeli hilang tanpa kabar. Sang pemilik resto sekaligus pengunggah, Wandy mengaku merasa kecewa saat pembelinya malah tak datang.

Pasalnya, usaha kulinernya ini baru berjalan 1 bulan. Saat pertama menerima pesanan bukber itu, Wandy mengaku sudah merasa senang. “Ini usaha baru 1 bulan dan kita sudah seneng sekali ada yang pesan makanan dalam jumlah banyak.”

“Mungkin rasa kecewa saja enggak jadi pesen sih,” ujarnya saat dihubungi Tribunnews, Kamis (6/5/2021). Wandy mengatakan, nasib menu makanan yang sudah dipesan pun dibagikan ke sekitar restonya.

Resto miliknya ini bernama Rumah Soto Babe Sopian, kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Cerita yang dialami Wandy ini viral sejak ia unggah lewat akun TikTok-nya, @pangeransalju77.

“Jujur saja enggak ada niat untuk buat konten ini jadi viral atau mengambil keuntungan dari hal ini.” “Hanya ingin mencurahkan rasa kecewa,” ceritanya.

Melalui video itu, ia hanya ingin berpesan bagi siapapun, jika ingin membatalkan pesanan resto harus bertanggung jawab, cukup dengan memberikan kabar.

“Dan memberitahukan kepada siapapun, harus bertanggung atas pesenan yang mereka order.” “Jadi atau tidak jadi harus kabari ke kita, mungkin saja kita bisa jual lagi ke org lain. Jadi, kerugian kita bisa teratasi,” ungkapnya.

Dari pesanan itu, Wandy mengaku rugi sebanyak Rp 900 ribu lebih. “Kerugiannya sekitar Rp 900 ribu-an,” kata Wandy.

Bayar Uang DP Rp 100 Ribu

Advertisements

Wandy menceritakan, dua hari sebelum kejadian, sang pembeli memesan tempat untuk bukber sebanyak 30 orang secara langsung.

“Mereka pesen melalui telepon, minta untuk di-reserved area soto untuk kurang lebih 30 orang,” cerita Wandy kepada Tribunnews, Kamis (6/5/2021).

Ternyata, pembeli tersebut memberi sejumlah uang untuk biasa pemesanan (DP) sebanyak Rp 100 ribu.

Uang itu dibayar secara tunai kepada pegawai warung makan Wandy. “Mereka bayar DP Rp 100 ribu disertai dengan menu apa saja yang mereka mau,” ucapnya.

Kata Wandy, pembeli ini bahkan minta menu sudah siapkan ketika sudah sampai di warung makan.

Sempat Bisa Dihubungi

Lebih lanjut ia mengatakan, si pembeli sempat bisa dihubungi sebanyak dua kali.

“Jam 2 siang kita konfirmasi mereka bilang masih oke.” “Lalu, jam 5 sore kita konfirmasi ulang mereka bilang siap-siap mau jalan,” jelas Wandy.

Sayangnya, hingga waktu berbuka si pembeli itu tak kunjung datang. “WhatsApp (WA) sudah tidak dijawab, telepon juga enggak

Source

Leave a Reply