You are currently viewing Komika Mongol Ngaku Pernah Jadi Penyembah Setan 7 Tahun, Bahkan Pimpin Church of Satan

Komika Mongol Ngaku Pernah Jadi Penyembah Setan 7 Tahun, Bahkan Pimpin Church of Satan

  • Post category:Selebriti
  • Post comments:0 Comments
  • Reading time:2 mins read
Advertisements

Kisah mengejutkan datang dari komika Mongol atau Rony Immanuael. Pasalnya, ia membongkar jika dirinya dulu tergabung dalam organisasi penyembah setan.

Mongol mengatakan jika ia tergabung dalam kelompok tersebut karena ia belum menemuka jati dirinya.

Mongol awalnya bergabung dalam organisasi bernama Children of God, di mana sang ibunda sudah terlebih dulu menjadi member di dalamnya.

“Mama saya dulu adalah salah satu elders dari COG, Children of God. Itu adat, pimpinannya di Indonesia dideportasi. Mama saya adalah elders. Mama mungkin lagi stres memikirkan kandungannya, mungkin ya, mungkin menjanjikan Mongol menjadi penyesatan,” ungkap Mongol seperti dilansir dari channel Youtube Chef Haryo Pramoe, dikutip oleh Indozone.id, Kamis (24/6).

Mongol mengaku telah bergabung dalam Church of Satanic selama 7 tahun dan memilih keluar pada tahun 1997, tepatnya pada hari valentine. 

Mongol bercerita terdapat 2 resiko menjadi mantan pengikut satanic bagi mereka yang keluar dari komunitas yakni kalau gak mati atau dibuat cacat. 

Advertisements

“Mati atau cacat kalau keluar dari sekte. Tapi nama aku Roni Immanuel, Immanuel artinya tuhan besertaku. Jadi aku bukan gak takut sih, aku lebiih percaya bahwa di saat aku mengambil keputusan untuk menjadi orang yang baru, aku selalu punya quotes yang selalu aku pegang,’ Jangan izinkan masa lalu menyakitimu'”, tambahnya.

Dalam sekte tersebut, Monggol mengaku jika tak diberi janji apapun untuk hal yang muluk-muluk.

“Sebenarnya satanic tidak menjanjikan hal-hal yang muluk. Yang dijanjikan paling tentang kebutuhan kita, makan minum, karena di satanic setiap kali kita datang ritual kan dapat duit. Misal nih Mongol ngajak chef, Mongol dapat duit karena bawa jiwa baru, nanti tinggal dicover member atau ikatan perjanjian, keluarin darah ditaruh di teko begini, campur air dibaca-bacain, disuruh minum bersama, kan persahabatan. Sudah, kalau sudah melakukan perjanjian darah berarti udah bagian dari Church of Satan atau mungkin komunitas penyesatan yang lain,” ujarnya.

Mongol sendiri memutuskan untuk keluar dari sekte itu karena tidak sengaja membuka satu dokumen di internet.

“Kalau Mongol keluar gara-gara ketemu internet. Di saat Mongol buka internet, itu nggak sadar kebuka 1 dokumen bahwa, ‘If you die you not go to heaven’. Nah itu kan Mongol tanya, kenapa begini? Bukan soal Mongol nggak tahu ketuhanan, maksudnya kan kita udah kerja dijanjiin ke surga, tapi kok data ini bilang kita mati nggak ke surga, di situlah goyah otak Mongol. Dan mohon maaf, mereka yang menyembah setan, mereka yang otaknya smart, pinter,” pungkasnya.

idzn

Leave a Reply