You are currently viewing Hikmah Beriman Kepada Rasul Allah SWT

Hikmah Beriman Kepada Rasul Allah SWT

Advertisements

Rasul merupakan manusia pilihan yang bertugas menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada umat-Nya. Keistimewaan inilah yang membedakan rasul dengan manusia lainnya.

Iman kepada rasul berarti meyakini bahwa rasul itu benar-benar utusan Allah SWT yang ditugaskan untuk membimbing umatnya ke jalan yang benar agar selamat di dunia dan akhirat.

Mengimani rasul-rasul Allah SWT merupakan kewajiban bagi seorang muslim karena merupakan bagian dari rukun iman yang tidak dapat ditinggalkan.

Sebagai perwujudan iman tersebut, kita wajib menerima ajaran yang dibawa rasul-rasul Allah SWT. Perintah beriman kepada rasul Allah terdapat dalam surat dalam Alquran An-Nisa: 136.

Yaaa ayyuhal ladziina aamanuuu aaminuu billaahi wa Rasuulihii wal Kitaabil lazii nazzala ‘alaa Rasuulihii wal Kitaabil laziii anzala min qabl; wa mai yakfur billaahi wa Malaaa’ikatihii wa Kutubihii wa Rusulihii wal Yawmil Aakhiri faqad dalla dalaalam ba’ii.

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya (Muhammad) dan kepada Kitab (Alquran) yang diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh.”

Selain merupakan perintah Allah SWT, terdapat sejumlah manfaat dan hikmah iman kepada rasul bagi umat Islam. Berikut 5 hikmah beriman kepada rasul Allah SWT.

1 18
Hikmah beriman kepada rasul Allah SWT. (Ilustrasi Foto: Diolah dari Istock)
  1. Menyempurnakan iman.
  2. Memiliki teladan dan contoh dalam hidup.
  3. Terdorong untuk berperilaku dan bersikap baik.
  4. Mencintai para rasul dengan mengikuti dan mengamalkan ajarannya.
  5. Menyadarkan bahwa manusia diciptakan Allah SWT untuk mengabdi kepada-Nya.

Tugas Rasul-Rasul Allah

Rasul dipilih oleh Allah SWT dengan mengemban tugas yang tidak mudah. Dilansir dari situs Kementerian Agama (Kemenag), berikut tugas yang diterima para rasul Allah.

1. Mengajarkan tauhid dengan membimbing kaumnya untuk meyakini dan mengesakan Allah SWT 

2. Mengajarkan kepada manusia cara beribadah

Advertisements

3. Menjelaskan hukum-hukum Allah, baik berupa perintah-perintah maupun larangan-Nya

4. Menyampaikan kepada umatnya tentang berita-berita gaib sesuai dengan ketentuan Allah SWT

5. Memberikan kabar gembira bagi umat yang taat dan patuh kepada Allah SWT dan memberikan kabar berita bagi yang melanggar perintah Allah SWT

6. Memberikan teladan

Rasul Allah memberikan contoh dan mengajarkan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari yang menjadi panutan umat-Nya. Allah berfirman dalam QS. Al-Ahzab: 21:

Laqad kaana lakum fii Rasuulil laahi uswatun hasanatul liman kaana yarjul laaha wal yawmal Aakhira wa azkaral laaha katsiiraa.

“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.”

Allah SWT mengutus para rasul sebagai suri teladan, artinya teladan dalam kesabaran dan menanggung penderitaan dalam memperjuangkan Islam, tabah memegang prinsip, teladan dalam saling mencintai dan persaudaraan muslim, dan teladan dalam setiap akhlak mulia.

Usai mengetahui hikmah beriman kepada rasul-rasul Allah SWT di atas, diharapkan menjadi pedoman setiap umat muslim untuk berlaku arif dan beramal baik.

cnn

Leave a Reply