RS di Jepara

Viral Video RS di Jepara Penuh Hingga ke Halaman, Satgas Covid : Sudah Tertangani

Nasional
Advertisements

Sebuah video viral menunjukkan Rumah Sakit (RS) Kelet di Jepara, Jawa Tengah, dalam kondisi penuh hingga pasien dirawat di halaman RS. Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Jepara tidak membantah kejadian itu. Namun disebut kejadian itru karena salah komunikasi.

Video tersebut diunggah akun media sosial Facebook Lintas Berita Jepara. Video diunggah satu hari itu sudah ratusan like, puluhan komentar dan ratusan kali dibagikan.

Jaga kesehatan jiwa dan raga lur. Semoga sehat semua. Ini kondisi terkini di rumah sakit Kelet, Jepara. Pasien sampai di halaman depan, Ya Allah!,” Seperti dilihat detikcom, Minggu (20/6/2021).

Video yang beredar berdurasi 29 detik melihatnya seorang pria merekam kondisi di RS Kelet. Pada video itu terlihat banyak pasien yang harus dirawat hingga teras depan rumah sakit. Mereka tampak berada di tempat tidur. Tampak pasien juga masih ditunggui keluarga di depan rumah sakit.

Jaga kesehatan lur, jaga kesehatan bersama lur, iki ning latar (ini di halaman) pasien nok latar-latar. Iki digawekna neh anyar (ini dibuatkan yang baru lagi), masyaallah ya Allah. Iki lur, nik Rumah Sakit Kelet lur,” begitu suara seorang pria pada video yang beredar.

Saat dikonfirmasi Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Jepara, Muh Ali, membenarkan kejadian tersebut di RS Kelet Jepara. Menurutnya kejadian tersebut terjadi karena salah komunikasi.

“Itu salah komunikasi saja, karena rumah sakit tidak mau update tempat tidur, sudah selesai kemarin Jumat (18/6). Dia tidak update tempat tidur sehingga pasien datang, datang sendiri ke situ,” kata Ali saat dihubungi detikcom lewat sambungan telepon hari ini.

Advertisements

Menurutnya kondisi tempat tidur di rumah sakit tersebut penuh. Namun data tidak terupdate. Sehingga pasien berdatangan ke RS Kelet. Menurutnya pasien yang datang belum pasti pasien konfirmasi positif COVID-19.

“Kelihatanya tempat tidur tidak sebanyak itu yang kosong. Akhirnya pasien datang sendiri, saat ini sudah terurai kalau saat itu seperti itu. Sudah terurai,” terang Ali.

“Akhirnya diperiksa dulu tidak bisa masukkan, nunggu hasil laboratoriumnya, pengambilan antigen screening. Mereka datang sendiri ke rumah sakit tanpa rujukan. Mestinya ke rumah sakit untuk bergejala sedang atau berat. Tanpa gejala mestinya di rumah, datang ya akhirnya dilayani. Kalau masuk ya kita masukan kalau tidak ada gejala ya disuruh pulang,” sambung dia.

Ali menambahkan hingga Sabtu (19/6) sore ruang pasien COVID-19 di sejumlah rumah sakit di Jepara sudah penuh. Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Jepara pun meminta kepada semua rumah sakit untuk menambah ruangan untuk pasien COVID-19.

“RSUD Kartini (penambahan) lebih dari 50 persen disiapkan untuk itu, yang di Kelet juga perintah Gubernur harus lebih dari 50 persen. Saat ini, semalam tempat tidurnya penuh. Kemarin sore update terbaru,” pungkas Ali.

dtk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *