You are currently viewing Harga Pisang Nyaris Rp700 Ribu, Korea Utara Alami Krisis Pangan

Harga Pisang Nyaris Rp700 Ribu, Korea Utara Alami Krisis Pangan

Advertisements

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un akhirnya mengakui kalau negaranya dalam krisis pangan. Dia menyampaikan hal ini dalam pertemuan dengan para pemimpin senior Korea Utara.

“Situasi pangan rakyat sekarang semakin tegang,” kata Kim Jong-un, dilansir BBC.

Salah satu penyebabnya adalah karena produksi gandum tidak memenuhi target gara-gara dihantam topan pada tahun lalu. Akibatnya, harga makanan di Korut terus naik.

Harga 1 kg pisang bahkan mencapai Rp640 ribu. Selain kekurangan pangan, warga Korut juga kekurangan peralatan pertanian. Warga bahkan harus menyerahkan 2 liter urine untuk diolah menjadi pupuk.

andemi Covid-19 juga membuat Korut kesulitan karena harus menutup perbatasan. Perdagangan dengan China pun terhambat. Selama ini, Korut bergantung pada China dalam hal makanan, pupuk dan bahan bakar.

Advertisements

Kondisi semakin diperparah dengan sanksi internasional. Kim Jong Un berharap para pejabat melakukan  ‘Arduous March’ untuk menyelamatkan warga dari krisis pangan tersebut.

Kim Jong Un sangat jarang mengakui kondisi krisis di Korea Utara. Karena itulah, tampaknya situasi di negara tersebut sedang benar-benar buruk. Kim juga menggambarkan upaya melawan pandemi Covid-19 sebagai “perang yang berlarut-larut”.

Dilaporkan, Korea Utara membutuhkan sekitar 5,75 juta ton makanan setiap tahunnya.

idzn

Leave a Reply